Media Sinergitas TNI-Polri News,Simalungun –

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pembangunan energi berbasis biomassa mulai ditandai dengan peletakan batu pertama proyek BioCNG PT Eastern Sumatra Indonesia, Bukit Maraja MIL (SIPEF Group), di Nagori Pematang Sakuda, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Kamis (29/10/2026).

 

Dalam kegiatan tersebut, Danramil 08/Bangun Kodim 0207/Simalungun, Kapten Inf Hisar MT Simamora, hadir mewakili Dandim 0207/Simalungun.

 

Acara ini turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Simalungun, unsur TNI-Polri, jajaran manajemen SIPEF Group, perwakilan perusahaan mitra, serta unsur pemerintah kecamatan dan nagori.

 

Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan pembangunan dan pengembangan sektor energi di wilayah Kabupaten Simalungun.

 

Bupati Simalungun diwakili oleh Ibu Erida Samosir, sedangkan Kapolres Simalungun diwakili Kapolsek Gunung Malela, AKP Hengki Siahaan.

 

Dari pihak SIPEF Group, hadir Komisaris Mrs. Petra Maker dan Presiden Direktur Mr. Peter Baylis. Turut hadir CEO KIS Group, Mr. KR Raghunath, serta Manajer Mitsubishi, Mr. Takashi Sugiyama.

 

Camat Gunung Malela, Sugiarto, juga menghadiri kegiatan tersebut bersama staf SIPEF Group, perwakilan pangulu atau kepala desa di Kecamatan Gunung Malela, serta personel Babinsa Koramil 08/Bangun, yakni Serka Budiman dan Serda A. Difa.

 

Dorong Sinergi Pembangunan di Daerah

 

Kegiatan peletakan batu pertama ini menjadi penanda dimulainya tahapan pembangunan proyek BioCNG di kawasan Bukit Maraja MIL. Proyek tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan energi berbasis sumber daya terbarukan sekaligus membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi di daerah.

 

Keterlibatan unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, dan pihak perusahaan juga mencerminkan pentingnya koordinasi serta komunikasi antarpemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan yang berlangsung di wilayah Simalungun.

 

Melalui kehadiran dalam kegiatan tersebut, Kodim 0207/Simalungun menunjukkan keterlibatan dalam kegiatan kemasyarakatan dan pembangunan daerah, sejalan dengan upaya menjaga hubungan yang harmonis antara TNI, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

 

Pembangunan proyek BioCNG di Nagori Pematang Sakuda diharapkan dapat berjalan sesuai tahapan yang direncanakan serta memberikan manfaat bagi pengembangan sektor energi dan perekonomian masyarakat sekitar.

 

Catatan redaksi: Naskah ini disusun berdasarkan informasi kegiatan yang diberikan. Detail kapasitas produksi BioCNG, nilai investasi, target penyelesaian proyek, serta jumlah tenaga kerja belum dicantumkan karena belum tersedia dalam bahan informasi.(Pendim0207/SML).