Media Sinergitas TNI Polri News, Medan (Sumut) – Terkait Masih Lambatnya Respon Kapolres Akan Tindak Tempat Hiburan Malam Di Kota Pematang Siantar, Kolaborasi Anak Muda Sumut Millenial (KAM Sumut Millenial) Akan Membuat Aksi Tunggal Kembali Turun kejalan . (20/11/2025)
Aksi tunggal tersebut berupa keseriusan Kolaborasi Anak Muda Sumut Millenial (KAM Sumut Millenial),Terhadap Situasi yang sangat rawan narkotika di tempat Hiburan Malam Kota Pematang Siantar.Apalagi banyaknya media online memberitakan bahwa di seluruh Tempat Hiburan Malam (THM) Diduga Adanya Dugaan Stabil/Upeti ke oknum oknum tertentu .
Dalam Hal tersebut Awak media Langsung Ketemu Ketua Penggerak Kolaborasi Anak Muda Sumut Millenial (KAM Sumut Millenial) Tepat di Jalan Setia Budi Di Cafe Cold And Brew, Bernama Try Aditya Mengatakan,
” Iya benar bang,Kami akan segera Melakukan Aksi Tunggal Kembali Turun ke Jalan ,Untuk Segera Polda Sumatera Utara terjun Langsung ke Kota Pematang Siantar,Serta Kami Akan Lanjut Ke depan Kantor Gubernur Sumatera Utara,Kami Meminta Segera Kaji Ulang dan Copot Izin Tempat Hiburan Malam Di Siantar ” ucapnya Saat di hadapan awak media (20/11/2025)
Aditya Menjelaskan, Kami Anggap Polres Pematang Siantar Masih Lamban dalam menangani Keluhan Masyarakat,Lebih Cepat Respon Polres Pematang Siantar Dalam menangani Acara Seremonial dari pada masyarakatnya .
Kapolda Sumatera Harus benar Evaluasi Kapolres Pematang Siantar AKBP Sah Udur Sitinjak,karena sering sekali terjadi hal seperti ini dala respon keluhan masyarakat.
” Kami meminta Segera Polda Sumatera Utara nantinya langsung copot Kapolres pematang Siantar,Dikarenakan Nilai Plus dalam bekerja masih belum ada,Serta Nantinya Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution Segera Copot izin Tempat hiburan malam di Kota Pematang Siantar.
Yang dimana beberpaa point nantinya akan kami serahkan ke Gubernur Sumatera Utara” Jelasnya dengan tegas
Tambah Aditya, Kami Berharap selalu sinergitas Insan Pers dan Gerakan Pemuda selalu solid,Untuk suarakan kebenaran tanpa ada indikasi sesuatu,lalu Berkat adanya insan pers atau awak media seluruh hal pemberitaan negative mengenai penyakit masyarakat dapat di ketahui publik .
namun Hanya oknum petinggi saja kuncinya apakah langsung di respon.atau hanya sekedar respon saja tentang hal penyakit masyarakat ini.




