Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LBB Kota Samarinda periode 2026–2031 di Gedung Bapperida Kota Samarinda, Senin (18/5/2026).
“Masyarakat Banjar memiliki sejarah panjang dan menjadi bagian penting dalam perkembangan Samarinda.
Keberadaan LBB harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan dan menjaga persatuan antarsuku di Benua Etam,” ujar Saefuddin Zuhri saat membacakan sambutan tertulis Wali Kota Samarinda.
Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua DPP LBB Provinsi Kalimantan Timur.
Dalam struktur kepengurusan baru, Heri Sahrizal resmi menakhodai DPW LBB Kota Samarinda, didampingi Suriansyah, S.E., dan Rini sebagai Wakil Ketua, M.
Yusuf Ibrahim, S.H. selaku Sekretaris, serta Thio Mulyadi sebagai Bendahara.
Acara pengukuhan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, termasuk perwakilan Danrem 091/ASN, Kapolres Samarinda, Kodim 0901/Samarinda, Kesbangpol, serta ulama kharismatik KH. Muhammad Zhofararuddin. Hadir pula perwakilan Kesultanan Sambaliung, Kesultanan Kutai Kartanegara, Kesultanan Banjar, hingga Forum Babada Kabupaten Berau.
Ketua Umum DPP Pusat LBB menegaskan agar seluruh kader menjadikan organisasi ini sebagai mitra strategis pemerintah.
LBB diinstruksikan untuk terus bergerak aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan demi memperkuat solidaritas daerah.
Merespons arahan tersebut, Ketua DPW LBB Samarinda terpilih, Heri Sahrizal, menyatakan komitmennya untuk menjalankan program-program sosial yang merangkul semua lapisan warga tanpa memandang latar belakang suku dan budaya.
“Jika ingin Samarinda selalu aman, damai, dan tentram, kita harus memegang prinsip ‘di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung’.
Artinya, kita wajib menghormati adat istiadat dan aturan tempat kita bernaung demi kontribusi positif bagi kota ini,” pungkas Heri.
(Hendra Sitorus)




