Media Sinergitas TNI-Polri News,Simalungun –
Aliran irigasi yang tersendat dapat mengganggu kelancaran pasokan air ke lahan pertanian. Karena itu, pembersihan saluran menjadi langkah penting untuk menjaga fungsi jaringan irigasi, terutama di wilayah yang aktivitas warganya bergantung pada sektor pertanian.
Hal itu dilakukan Babinsa Koramil 10/Tanah Jawa, Kodim 0207/Simalungun, Koptu Heri Suriawan, saat membantu warga menaikkan dan membersihkan sedimen tanah yang menumpuk di aliran irigasi di Nagori Maligas Bayu, Kecamatan Huta Bayu Raja, Kabupaten Simalungun, Selasa (29/9/2026).
Dengan terjun langsung ke lokasi, Babinsa bersama masyarakat melakukan pembersihan material tanah yang mengendap di saluran irigasi. Sedimen tersebut secara bertahap diangkat agar tidak menghambat aliran air.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian Babinsa terhadap kondisi lingkungan dan infrastruktur pendukung pertanian di wilayah binaannya.
Koptu Heri Suriawan mengatakan, pembersihan saluran irigasi perlu dilakukan secara berkala agar aliran air tetap berjalan dengan baik.
“Saluran irigasi yang bersih akan membantu menjaga kelancaran aliran air. Karena itu, perawatan seperti ini perlu dilakukan bersama-sama agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Bagi warga, keberadaan saluran irigasi memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan air untuk lahan pertanian. Ketika saluran dipenuhi endapan, aliran air berpotensi terganggu.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut juga memperkuat semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat dalam merawat fasilitas yang digunakan bersama.
Melalui kegiatan sederhana di lapangan, Babinsa menunjukkan bahwa pendampingan masyarakat tidak hanya dilakukan dalam kegiatan pertanian, tetapi juga melalui upaya menjaga infrastruktur dan lingkungan yang menunjang aktivitas warga sehari-hari.(Pendim0207/SML).




