Scroll Untuk Lanjut Membaca

Simalungun, 13 Maret 2026 – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan panen serempak perdana usaha cabai merah yang dikelola BUMNag Pados Tahi di Nagori Janggir Leto, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun, Jumat (13/3/2026).

 

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 16/Pane Tongah Kodim 0207/Simalungun, Serka SM. Panjaitan turut hadir dan berbaur bersama para petani serta masyarakat setempat mengikuti panen cabai merah yang menjadi salah satu upaya peningkatan ekonomi warga nagori.

 

Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan masyarakat ini menjadi bentuk dukungan TNI terhadap program ketahanan pangan serta pemberdayaan ekonomi desa yang dikelola melalui Badan Usaha Milik Nagori (BUMNag).

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Panei Ronald Apriadi Saragih, STTP, Pangulu Nagori Janggir Leto Sembi Sinaga, Bhabinkamtibmas Aipda Elpin Siahaan, Maujana Parulian Simanjuntak, PPL Nagori Janggir Leto L. Samosir, Pendamping Desa Maruba Sinaga, Ketua BUMNag Esron Sitinjak, serta masyarakat Nagori Janggir Leto.

 

Panen perdana ini menjadi momen penting bagi BUMNag Pados Tahi yang mulai mengembangkan usaha pertanian cabai merah sebagai salah satu potensi ekonomi nagori. Selain meningkatkan pendapatan masyarakat, kegiatan ini juga diharapkan mampu membuka peluang usaha baru bagi warga sekitar.

 

Serka SM. Panjaitan menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap masyarakat yang terus berupaya memanfaatkan potensi pertanian desa.

“Melalui kegiatan ini kita melihat semangat masyarakat dalam mengembangkan potensi pertanian. Semoga usaha cabai merah ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan warga Nagori Janggir Leto,” ujarnya.

 

Kegiatan panen perdana tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Para petani, perangkat desa, serta aparat yang hadir tampak bersama-sama memetik cabai merah sebagai simbol keberhasilan awal dari usaha yang dikelola BUMNag.

 

Diharapkan, keberhasilan panen perdana ini menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu pilar penting dalam meningkatkan perekonomian desa. (Pendim0207/SML).