Media Sinergitas TNI-Polri News,MEDAN –

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Himpunan Pemuda dan Mahasiswa Sumatera Utara (HIPMASU) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Mapolda Sumut), Selasa (28/7/2026). Massa mendesak aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas terhadap dugaan maraknya praktik perjudian dan peredaran narkoba yang disebut-sebut semakin merajalela di Kabupaten Dairi.

Dalam aksinya, HIPMASU menilai peredaran narkotika dan aktivitas perjudian di sejumlah wilayah Kabupaten Dairi sudah berada pada tingkat yang mengkhawatirkan. Mereka menuding aktivitas ilegal tersebut berlangsung secara terbuka dan diduga belum tersentuh penindakan hukum yang maksimal.

Koordinator Lapangan HIPMASU, Mhd. Iksan, dalam orasinya menyampaikan bahwa kondisi tersebut telah menimbulkan keresahan masyarakat serta berpotensi merusak generasi muda dan stabilitas keamanan daerah.

“Kami meminta Kapolda Sumatera Utara tidak menutup mata terhadap berbagai laporan masyarakat terkait dugaan maraknya perjudian dan peredaran narkoba di Kabupaten Dairi. Negara tidak boleh kalah terhadap pelaku kejahatan,” tegas Iksan di hadapan peserta aksi.

Dalam pernyataan sikapnya, HIPMASU menyoroti sejumlah wilayah yang disebut rawan aktivitas perjudian dan peredaran narkoba, di antaranya Kecamatan Tigalingga, Gunung Sitember, Tanah Pinem, hingga salah satu lokasi hiburan malam yang dikenal dengan nama Cafe Star Light.

Tidak hanya itu, massa aksi juga meminta aparat melakukan penyelidikan terhadap dugaan adanya oknum yang membekingi aktivitas ilegal tersebut. Menurut mereka, apabila dugaan itu benar, maka menjadi salah satu faktor yang menyebabkan praktik perjudian dan peredaran narkoba terus beroperasi.

Adapun tuntutan yang disampaikan HIPMASU kepada aparat penegak hukum antara lain:

– Mendesak Kapolda Sumatera Utara turun langsung ke Kabupaten Dairi untuk meninjau dan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan perjudian dan narkoba.
– Meminta Kapolda Sumut memerintahkan jajaran Polres Dairi melakukan operasi dan penindakan terhadap pelaku perjudian serta bandar narkoba yang diduga beroperasi di sejumlah lokasi yang disorot massa.
– Mendesak Pangdam I/Bukit Barisan dan Kapolda Sumut mengusut tuntas apabila ditemukan keterlibatan oknum aparat dalam praktik pembekingan terhadap aktivitas ilegal tersebut.
– Meminta penegakan hukum dilakukan secara transparan dan tanpa pandang bulu.

Aksi yang berlangsung sekitar satu jam itu diwarnai dengan orasi bergantian serta pembacaan pernyataan sikap. Massa kemudian membubarkan diri secara tertib.

Meski demikian, HIPMASU memberikan peringatan bahwa mereka akan kembali turun ke jalan dengan jumlah massa yang lebih besar apabila tuntutan yang disampaikan tidak mendapat respons dan tindak lanjut dari pihak berwenang.

“Kami akan terus mengawal persoalan ini sampai ada langkah nyata dari aparat penegak hukum. Masyarakat Dairi berhak mendapatkan rasa aman dari ancaman narkoba dan perjudian,” tutup Mhd. Iksan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Polda Sumatera Utara maupun Polres Dairi terkait tuntutan yang disampaikan massa aksi.(Red)