Media Sinergitas TNI-Polri News,Simalungun –
Harapan dan senyum bahagia kini kembali dirasakan masyarakat Nagori Bosar Galugur, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun. Setelah sempat kesulitan akibat rusaknya akses penghubung diterjang banjir, kini warga kembali dapat beraktivitas dengan aman dan lancar usai rampungnya pembangunan Jembatan Aramco penghubung Huta 5 menuju Huta 6 Bosar Galugur.
Jum’at, (8/5/2026).
Jembatan sepanjang lima meter tersebut diselesaikan oleh Kodim 0207/Simalungun bersama Masyarakat Sekitar sebagai bagian dari dukungan terhadap program pembangunan infrastruktur yang sejalan dengan Hasta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat.
Sebelumnya, kerusakan jembatan akibat bencana banjir membuat masyarakat harus melintas menggunakan jembatan darurat berbahan batang kelapa. Kondisi itu sangat berisiko, terutama bagi anak-anak yang hendak pergi ke sekolah maupun warga yang setiap hari menuju kebun dan sawah untuk mencari nafkah.
Kini, keberadaan jembatan baru tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat setempat. Aktivitas warga kembali berjalan normal, distribusi hasil pertanian lebih lancar, dan mobilitas masyarakat menjadi lebih aman.
Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana, S.Sos., M.M.A.S., M.Han., mengatakan bahwa pembangunan jembatan dilakukan dalam waktu relatif singkat tanpa mengabaikan kualitas dan standar konstruksi.
“Jembatan ini merupakan sarana penghubung yang sangat urgen bagi masyarakat. Pengerjaan dilakukan dengan cepat, namun tetap memperhatikan kualitas dan standar konstruksi agar aman dilalui masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan jembatan tersebut tidak lepas dari kolaborasi dan semangat gotong royong antara prajurit TNI bersama masyarakat sekitar.
“Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan pembangunan ini. Kebersamaan tersebut mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tambahnya.
Bagi warga Bosar Galugur, jembatan tersebut bukan hanya sekadar akses penghubung, tetapi juga simbol kepedulian dan hadirnya negara di tengah masyarakat yang membutuhkan. Anak-anak kini dapat berangkat sekolah dengan rasa aman, sementara para petani lebih mudah membawa hasil kebun dan sawah mereka.
Rampungnya Jembatan Aramco ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan infrastruktur di daerah terus bergerak demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Simalungun.(Pendim0207/SML).




