Scroll Untuk Lanjut Membaca

Media Sinergitas TNI-Polri News,Simalungun –

Komitmen untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa terus diwujudkan melalui sinergi berbagai pihak. Babinsa Koramil 06/Perdagangan Kodim 0207/Simalungun, Serma Dedi Sumarno, menghadiri dan melaksanakan pendampingan dalam Rapat Koordinasi Peralihan Pengelolaan Kios Pupuk Subsidi kepada BUMNag Pematang Kerasaan Rejo sekaligus Sosialisasi Program dari Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura, yang berlangsung di Balai Nagori Pematang Kerasaan Rejo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola distribusi pupuk subsidi agar semakin tepat sasaran, transparan, dan mampu mendukung kebutuhan para petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan di wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Serma Dedi Sumarno menegaskan bahwa kehadiran Babinsa merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap setiap program pemerintah yang berpihak kepada kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.

“Melalui koordinasi yang baik antara pemerintah nagori, BUMNag, penyuluh pertanian, dan masyarakat, diharapkan pengelolaan pupuk subsidi dapat berjalan lebih efektif sehingga kebutuhan petani terpenuhi dan hasil pertanian semakin meningkat,” ujarnya.

Selain membahas mekanisme peralihan pengelolaan kios pupuk subsidi, peserta juga menerima sosialisasi berbagai program dari Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Simalungun.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangulu Nagori Pematang Kerasaan Rejo Sidik Purnomo, Koordinator BPP Kecamatan Bandar Fadillah Zein Harahap, SP, Ketua Maujana Marzuki, Direktur BUMNag Pematang Kerasaan Rejo Zulham, para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta para Gamot Nagori Pematang Kerasaan Rejo.

Melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah, TNI, penyuluh pertanian, dan masyarakat, diharapkan setiap kebijakan yang berkaitan dengan sektor pertanian dapat berjalan optimal, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi petani dan mendorong terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Simalungun.(Pendim0207/SML).