Media Sinergitas TNI-Polri News,Medan (Sumut) –
Gerakan Mahasiswa Sumatera Utara (GMSU) hari ini menyatakan MOSI TIDAK PERCAYA dan mengutuk keras mentalitas pengecut Dinas Perhubungan Kota Medan. Permohonan maaf (apology) basi yang kalian lemparkan ke hadapan mahasiswa bukan sekadar retorika murahan.
melainkan bukti nyata dari kebebalan birokrasi, ketidakbecusan kerja, dan aroma busuk konspirasi untuk menutupi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir!
Kami tegaskan dengan lantang: Rakyat Medan tidak butuh bacotan maaf kalian! Rakyat butuh transparansi!
Uang parkir yang dipungut setiap hari dari aspal Kota Medan adalah keringat rakyat, bukan uang jajan pribadi pejabat Dishub atau upeti untuk para mafia. Sikap memble, bungkam, dan menyembunyikan data riil retribusi ini memperkuat dugaan bahwa Dishub Kota Medan sengaja memelihara kebocoran anggaran demi memperkaya segelintir kelompok. Ini bukan lagi sekadar kelalaian administrasi, ini adalah kejahatan struktural yang merampok hak taktis warga Medan!
Rekomendasi DPRD Kota Medan pada Agustus 2026 untuk melakukan audit investigatif sudah menjadi alarm keras bahwa sistem perparkiran kalian sudah bobrok dan rusak parah. Jika seorang Kepala Dinas Perhubungan tidak becus, gemetaran, dan gagal total menjawab ke mana larinya setiap rupiah setoran parkir, maka dia TIDAK LAYAK menjabat sedetik pun lagi!
Waktu diplomasi dan basa-basi akademis sudah MATI! Pilihannya hanya dua: Buka datanya sekarang, atau angkat kaki dari jabatan!
Peringatan keras untuk Wali Kota dan Pemko Medan: Jika tuntutan pencopotan ini diabaikan dan dianggap angin lalu, jangan salahkan kami jika gelombang massa GMSU akan mengepung, melumpuhkan total aktivitas Kantor Dishub, dan menduduki Balai Kota Medan sampai pejabat korup di tangkap.(red)
Uang rakyat bukan untuk dikorupsi, jabatan kalian bukan untuk bersembunyi!
MEDAN, SEPTEMBER 2026GERAKAN MAHASISWA SUMATERA UTARA (GMSU)
#CopotKadishubMedan #LawanMafiaParkirMedan #BongkarKebocoranPAD #MedanMelawanKorupsi




