Media Sinergitas TNI-Polri News, Pematangsiantar, Rabu (08/04/2026) — Suasana khidmat dan penuh semangat keagamaan menyelimuti halaman Kantor Kecamatan Siantar Barat, Jalan Purba, Kelurahan Timbang Galung, dalam rangka pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-58 tingkat Kecamatan Siantar Barat.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan, tokoh agama, serta masyarakat. Babinsa Kelurahan Timbang Galung, Sertu Hadimin Ramud, hadir mewakili Danramil 04/SB sebagai bentuk dukungan TNI terhadap kegiatan keagamaan dan pembinaan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain perwakilan Wali Kota Pematangsiantar melalui Asisten I, Kepala KUA Kecamatan Siantar Barat Bapak Iswandi Lubis, Camat Siantar Barat Bapak Hermansyah Saragih, SH, Kepala Puskesmas Raya Bapak M. Jamil, perwakilan Kapolsek, Babinsa, Babinkamtibmas, seluruh lurah se-Kecamatan Siantar Barat, Majelis Taklim, BKM Masjid Raya, pelaku UMKM, serta masyarakat umum yang antusias mengikuti jalannya acara.
Rangkaian acara pembukaan berlangsung tertib dan penuh makna, dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan doa bersama, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars MTQ. Acara kemudian diisi dengan sambutan dari Camat Siantar Barat, Kepala KUA, serta Ketua LPTQ yang menekankan pentingnya MTQ sebagai sarana meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Ketua panitia dalam laporannya menyampaikan harapan agar kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sebagai wadah pembinaan generasi muda yang Qur’ani. Selanjutnya dilakukan pembacaan Surat Keputusan Dewan Hakim sebagai penegasan pelaksanaan lomba yang profesional dan objektif.
Puncak acara ditandai dengan bimbingan dan arahan sekaligus pembukaan resmi MTQ oleh perwakilan Wali Kota Pematangsiantar. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa MTQ merupakan momentum penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat nilai-nilai religius di tengah masyarakat.
Kehadiran berbagai elemen, termasuk UMKM lokal, juga menambah semarak kegiatan ini, menjadikannya tidak hanya sebagai ajang religius tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dengan terselenggaranya MTQ ke-58 ini, diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya mahir membaca Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari, demi mewujudkan masyarakat yang harmonis dan berakhlak mulia. (Pendim0207/SML)




