Media Sinergitas TNI-Polri News,Pematangsiantar –
Komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari peredaran narkoba, handphone ilegal, dan praktik penipuan kembali ditegaskan melalui kegiatan ikrar penguatan pengawasan pemasyarakatan yang digelar di Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar, Jln. Permasyarakatan, Pematang Raya, Kec. Raya, Kabupaten Simalungun, Jum’at (08/05/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Danramil 14/Raya Kodim 0207/Simalungun diwakili oleh Babinsa Koramil 14/Raya, Pelda JS. Purba. Kehadiran unsur TNI menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya bersama menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan lingkungan lembaga pemasyarakatan yang bersih dan kondusif.
Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh berbagai unsur Forkopimda serta instansi terkait. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kalapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar Fujiono Slamet, Bupati Simalungun yang diwakili Kakesbangpol Eka Chandra Jeramin Barus, S.Mn., M.M., Kasat Narkoba Polres Simalungun, Kapolsek Raya yang diwakili Aipda JS. Purba, Camat Raya, pihak BNN Simalungun, staf lapas, serta warga binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel dan pembacaan ikrar bersama sebagai simbol komitmen seluruh pihak dalam memberantas penggunaan handphone ilegal, peredaran narkoba, serta praktik penipuan di dalam lapas. Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Lapas, razia gabungan pada blok hunian warga binaan, hingga penyuluhan mengenai bahaya narkoba.
Dalam kesempatan tersebut, Pelda JS. Purba menyampaikan bahwa sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan pihak lapas sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari pelanggaran hukum.
“Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh kesadaran bersama, baik petugas maupun warga binaan, untuk menjaga lapas tetap bersih dari narkoba dan berbagai pelanggaran lainnya. Ini merupakan tanggung jawab bersama demi terciptanya keamanan dan ketertiban,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat pembinaan terhadap warga binaan agar mampu menjalani masa pembinaan dengan lebih baik serta menjauhi penyalahgunaan narkoba dan tindakan melanggar hukum lainnya.
Dengan adanya kolaborasi lintas instansi tersebut, diharapkan pengawasan di lingkungan pemasyarakatan semakin optimal serta mampu mewujudkan lapas yang aman, bersih, dan humanis.(Pendim0207/SML).




