(SIARAN PERS)

Scroll Untuk Lanjut Membaca

 

Media Sinergitas TNI-Polri News,JAKARTA –

Kantor Staf Presiden (KSP) melalui Deputi Bidang Politik, Keamanan, Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan menggelar Focus Group Discussion (FGD) strategis bertajuk “Pembahasan Membangun Perspektif Komprehensif Penanganan Isu Papua dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia, konstitusi, otonomi khusus, dan Asta Cita”. Kegiatan penting ini berlangsung di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (30/9).

Pemerintah berkomitmen penuh untuk terus memperkuat percepatan pembangunan Papua secara komprehensif. Melalui sinergi solid lintas Kementerian/Lembaga serta Pemerintah Daerah, penanganan isu Papua diintegrasikan ke dalam berbagai aspek krusial, mulai dari politik, hukum, keamanan, kesejahteraan, sosial, budaya, hingga Hak Asasi Manusia (HAM).

FGD ini menjadi momentum krusial untuk mengevaluasi efektivitas program kerja yang telah berjalan, menyamakan narasi kebijakan pemerintah, serta memperkuat koordinasi antarinstansi. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh agenda pembangunan di bumi Cendrawasih berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Papua.

Dalam pembahasannya, pendekatan berbasis karakteristik wilayah dan penghormatan terhadap kearifan lokal menjadi pilar utama. Selain itu, penguatan diplomasi serta konsolidasi menyeluruh dinilai sebagai bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan mempercepat pemerataan pembangunan yang berkeadilan di Papua.

Rangkaian kegiatan FGD ini dibuka secara resmi oleh Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn.) Prof. Dr. H. Dudung Abdurahman, dan diakhiri dengan penutupan oleh Plt. Deputi I Kepala Staf Kepresidenan, Dr. Heru Kreshna Reza. Melalui kolaborasi ini, pemerintah optimistis dapat membawa lompatan kemajuan bagi Papua demi mewujudkan Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045.(Red)

Narahubung:

Humas Kantor Staf Presiden (KSP)