Media Sinergitas TNI-Polri News,PEMATANGSIANTAR, 18/5/2026–
Semangat kolaborasi demi masa depan generasi muda dan marwah daerah terus bergelora di Kota Pematangsiantar. Langkah nyata ini ditunjukkan melalui pertemuan strategis antara jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kota Pematangsiantar bersama perwakilan Yayasan Emas Indonesia (YEI) Cabang Pematangsiantar.
Pertemuan ini mempertegas komitmen bersama dalam menyukseskan berbagai kegiatan positif kepemudaan guna mewujudkan visi besar: menjadikan kembali Kota Pematangsiantar sebagai Kota Toleransi Nomor 1 di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, BKPRMI Kota Pematangsiantar menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung dan mengawal jalannya program-program strategis dari Yayasan Emas Indonesia. Salah satu agenda terdekat yang siap disukseskan adalah gelaran “Kejuaraan Futsal Rohani” dengan mengusung tema mulia: “Persatuan dalam Permainan, Penguatan dalam Iman.”
“Kami siap bersinergi, mendukung, dan memberikan support total terhadap kegiatan Generasi Emas ini. Pemuda adalah pilar utama bagi masa depan Siantar. Melalui wadah positif seperti ini, kita tidak hanya membangun fisik yang sehat, tetapi juga karakter yang kuat, beriman, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan,” ujar Ahmad Choir Parinduri di sekretariat mereka.
Mengetuk Pintu Hati Para Tokoh Publik dan Pejabat Daerah
Kegiatan kepemudaan yang bersifat lintas komunitas ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi para pemangku kebijakan, pejabat daerah, serta tokoh masyarakat di Kota Pematangsiantar untuk ikut ambil bagian.
Kehadiran dan dukungan dari para tokoh publik dinilai sangat krusial sebagai bentuk legitimasi bahwa pemerintah dan tokoh masyarakat hadir di tengah-tengah kreativitas pemuda.
Proposal kegiatan Kejuaraan Futsal Rohani yang telah disusun oleh Yayasan Emas Indonesia menjadi bukti konkret bahwa pergerakan ini terstruktur, memiliki dasar hukum yang jelas (terdaftar di Kemenkumham RI), serta memiliki tujuan makro yang berdampak luas bagi stabilitas sosial di Pematangsiantar.
Kegiatan yang menyasar pemuda, remaja, dan anggota aktif dari berbagai komunitas rohani serta gereja di wilayah Pematangsiantar ini dirancang bukan sekadar ajang unjuk bakat di lapangan hijau. Lebih dari itu, turnamen ini adalah manifestasi dari:
Peningkatan Nilai Toleransi: Mempererat kerukunan dan kebersamaan antar kelompok serta organisasi keagamaan sejak usia muda.
Pembinaan Karakter: Menanamkan nilai-nilai sportivitas, kejujuran, dan disiplin tinggi.
Masyarakat yang Sehat dan Damai: Menciptakan iklim lingkungan yang aktif, religius, jauh dari hal-hal negatif seperti kenakalan remaja atau jeratan narkoba.
Dengan adanya sinergi kuat antara elemen pemuda masjid (BKPRMI) dan komunitas pemuda rohani (Yayasan Emas Indonesia), ini menjadi sinyal positif sekaligus undangan terbuka bagi Wali Kota Pematangsiantar Wesly silalahi,DPRD, Kapolres Pematangsiantar, Dandim, tokoh agama, hingga tokoh adat di Pematangsiantar untuk bersama-sama menggandeng tangan generasi muda demi mengembalikan kejayaan Pematangsiantar sebagai laboratorium toleransi terbaik di tanah air.(KDM07)




