Media Sinergitas TNI-Polri News,Simalungun –
Komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui sinergi lintas sektor. Pada Rabu (29/7/2026), Komandan Kodim 0207/Simalungun diwakili Danramil 16/Pane Tongah, Kapten Inf Totok Ragil Saputro, mendampingi kunjungan kerja Direktur Pengadaan Dalam Negeri Perum Bulog, Prihasto Setyanto, dalam kegiatan monitoring, evaluasi, dan panen bersama di wilayah kerja Bulog Kantor Cabang Pematangsiantar, tepatnya di Nagori Panombeian, Kecamatan Panombeian Panei, Kabupaten Simalungun.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan proses penyerapan gabah hasil panen petani berjalan optimal sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, Perum Bulog, TNI, dan para petani dalam menjaga stabilitas pasokan pangan nasional.
Selain melakukan monitoring di lapangan, rombongan juga berdialog langsung dengan para petani guna menyerap berbagai masukan terkait hasil panen, distribusi gabah, hingga tantangan yang dihadapi selama musim tanam.
Pendekatan ini diharapkan mampu melahirkan solusi yang semakin berpihak kepada petani sekaligus menjaga keberlanjutan produksi pangan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Wilayah Sumatera Utara Perum Bulog Budi Cahyanto, Pimpinan Cabang Bulog Pematangsiantar Berdian Damanik, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun Jenri Saragih, Katim Kerja Kementerian Pertanian Kabupaten Simalungun Kadar, S.SP., Penyuluh Pertanian Kementerian Pertanian Sahputra, Pangulu Nagori Panombeian Ian Manihuruk, serta masyarakat dan kelompok tani setempat.
Mewakili Dandim 0207/Simalungun, Kapten Inf Totok Ragil Saputro menegaskan bahwa TNI AD melalui jajaran Babinsa dan Koramil akan terus mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan.
“Kehadiran TNI merupakan bentuk komitmen untuk mendampingi masyarakat, termasuk para petani, agar program penyerapan gabah berjalan dengan baik. Sinergi antara pemerintah, Bulog, dan petani menjadi kunci dalam menjaga ketersediaan pangan nasional,” ujarnya.
Kegiatan monitoring dan panen bersama ini diharapkan semakin mempererat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memastikan hasil panen masyarakat dapat terserap secara maksimal demi mendukung ketahanan pangan Indonesia.(Pendim0207/SML).




