Media Sinergitas TNI-Polri News, Perumahan Pondok Alam Sigara-gara Patumbak yang dikembang oleh PT. RAY dinilai menjadi tukang tipu, hingga kemarin, sabtu (7/2) pihak developer belum juga bisa memenuhi janji untuk ketersediaan air bersih dan layak bagi penghuni perumahan pondok alam sigara-gara
Tapi janji tinggal janji, bertahun tahun sudah berlalu kesabaran warga selaku penghuni perumahan pondok alam sigara-gara habis. Wargapun geram dan berinisiatif melakukan gerakan untuk melawan atas dugaan ingkar janji dan penipuan yang dilakukan developer PT. RAY.
Pertemuan dan diskusi internal sesama penghuni sudah terjadi. Dan sudah sampai di tahap para warga penghuni melakukan somasi terhadap pengembang perumahan yaitu PT. RAY.
Adapun beberapa isi dari somasi yang awak media dapatkan
1. Terjamin dan tersediannya air bersih dan layak untuk seluruh penghuni perumahan pondok alam sigara-gara
2. Penembokan keliling perumahan oleh developer untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan seluruh penghuni perumahan pondok alam
3. Fasilitas Umum dan Fasilitas Sosial didalam perumahan pondok alam.
Namun informasi yang awak media dapatkan, tidak ada satupun janji dari developer yg ditepati.
Awak media melakukan penelusuran dan mengkonfirmasi langsung kepada beberapa penghuni perumahan pondok alam. Informasi yang didapat bahwa penghuni yang tidak ingin disebut namanya dan tinggal diblok mana, menyampaikan bahwa warga sudah sangat jenuh air yang dialirkan adalah air yang kotor dan tidak layak, mengingat air bersih adalah sumber yang paling dasar untuk berkehidupan.
Kecewa kali kami disini bang, air paret, comberan dikasih developer ini kerumah kami, menang-menang ada meteran air aja dikomplek ini, aku jujur aja ama abang ya, berkurapnya badan (sambil menunjukan bagian leger yang terkena jamur air kotor) kami yang tinggal disini akibat air yg kotor dan berbau ini, ini barusan berobat lagi aku bang ke dokter kulit, tiap bulan 500 ribu juga koyak untuk beli obat kulit ini, ujarnya.
Memang tidak bayar iyuram atau tagihan air kami berapa tahun ini, tapi kurasa lebih rugi lagi aku berobat 500 ribu setiap bulannya untuk berobat kulit. Inipun kalau memang tidak jelas juga PT. RAY ini untuk masalah air, tolonglah bantu kami advokasi secara hukum bang, sudah macam binatang kami dibuat PT. RAY ini.
Sambil menujukan grup whatsapp warga perumahan pondok alam, informan menunjukan beberapa chatingan yang jengkel dan sampai ada keinginan warga untuk melapor polisi dari beberap warga didalam grup whatsapp. Aku bukan takut memberitahu alamatku disini, cuma malu aja aku, tahu warga disini berkurap aku gara gara air perumahan ini, tutupnya.
Awak media juga mencoba untuk mengkonfirmasi hal buruk ini kepada pihak pengembang Perumahan Pondok Alam Sigara-gara yaitu PT. RAY, namun sampai berita ini dirilis konfirmasi tidak juga diberikan oleh pihak PT. RAY. (tim)




