Media Sinergitas TNI-Polri News,Pematangsiantar –
Dinamika kepemudaan di Kota Pematangsiantar akhirnya menemukan muaranya. Setelah melalui proses Musyawarah Daerah (Musda) yang sempat berlangsung hangat pada Mei lalu, lembaran baru resmi dibuka. Bertempat di Lapangan Parkir Pariwisata, Jalan Merdeka, Kecamatan Siantar Barat, pengurus Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Pematangsiantar masa bakti 2026–2029 resmi dilantik pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Di bawah terik semangat kebersamaan, Arif Harahap secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPD KNPI Kota Pematangsiantar. Pelantikan ini bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan, melainkan sebuah titik balik di mana roda pengabdian pemuda siap digerakkan kembali untuk bumi “Habonaron Do Bona”.
Dari Perbedaan Menjadi Kekuatan Bersama
Ada kisah haru dan membanggakan di balik kesuksesan hari pelantikan tersebut. Ketua Panitia Pelaksana, Fransisco Sibarani, menceritakan bagaimana acara akbar ini dipersiapkan hanya dalam waktu singkat, yakni 11 hari. Namun, keterbatasan waktu sama sekali tidak menyurutkan langkah. Berkat sinergi yang kuat dengan Pemerintah Kota Pematangsiantar dan seluruh elemen pemuda, acara ini berdiri megah.
Fransisco juga menyoroti indahnya proses pendewasaan berorganisasi. Segala dinamika dan perbedaan pendapat yang sempat mewarnai Musda lalu, kini sepenuhnya melebur menjadi satu semangat kebersamaan yang utuh.
“Seragam dan logo KNPI yang kita pakai hari ini bukan sekadar euforia, melainkan simbol amanah besar untuk membawa perubahan nyata di Kota Pematangsiantar,” ungkap Arif Harahap dalam pidato perdananya yang berapi-api namun penuh ketulusan, disambut tepuk tangan riuh hadirin.
Arif juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada rekan-rekan Organisasi Kepemudaan (OKP), kelompok Cipayung, serta seluruh elemen pemuda dan masyarakat yang telah mempercayakan mandat besar ini di pundaknya.
Pesan Rumah Bersama untuk Siantar yang Lebih Maju
Semangat persatuan ini turut mendapat penguatan dari Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) DPD KNPI Pematangsiantar, Ilal Mahdi Nasution. Ia mengingatkan bahwa kekuatan utama gerakan pemuda terletak pada kemampuan merangkul semua pihak tanpa terkecuali—sebuah warisan sejarah yang tak boleh luntur.
Sentuhan humanis juga hadir dari Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, yang hadir langsung di tengah-tengah ratusan pemuda. Beliau menitipkan harapan besar agar KNPI benar-benar bertransformasi menjadi rumah besar yang inklusif. Bukan sekadar organisasi dengan nama besar, melainkan ruang aman berdiskusi dan beraksi bagi seluruh generasi muda Siantar.
“Saya berharap KNPI dapat menjadi rumah besar bagi pemuda dan tempat diskusi untuk menjawab seluruh tantangan yang ada. Ketika pemuda bersatu dan bergerak bersama, saya yakin KNPI dapat memberikan kontribusi yang sangat besar bagi Pematangsiantar,” tutur Wali Kota Wesly penuh hangat.
Ikrar Damai: Komitmen Nyata untuk Siantar Tercinta
Puncak kehangatan acara ini terpancar ketika seluruh rangkaian ditutup dengan pembacaan dan penandatanganan Ikrar Siantar Aman dan Damai. Ikrar ini disematkan bersama oleh jajaran Forkopimda dan para pimpinan organisasi pemuda, menjadi simbol bahwa pemuda Siantar siap berdiri di garis terdepan menjaga kedamaian kota.
Pelantikan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kota Pematangsiantar—termasuk perwakilan dari Kejari, Kapolres, DPRD, dan Dandim 0207/Simalungun. Kehadiran para sesepuh dari perwakilan Veteran, rekan-rekan Cipayung Plus, Dirut Perumda Tirta Uli, hingga jajaran pengurus DPD KNPI Provinsi Sumatera Utara, semakin menegaskan bahwa pemuda tidak berjalan sendirian; mereka dirangkul dan didukung oleh seluruh elemen masyarakat.
Kini, babak baru telah dimulai. Saatnya pemuda Pematangsiantar membuktikan bahwa tangan-tangan muda ini siap merajut asa, merawat persatuan, dan menghadirkan karya nyata demi Siantar yang lebih gemilang.(Kdm07)




