Media Sinergitas TNI-Polri News,JAKARTA –

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menginstruksikan dengan tegas kepada seluruh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) se-Indonesia untuk melakukan pembersihan total terhadap kampung-kampung yang menjadi sarang narkoba di wilayah hukum masing-masing. Langkah konkret ini merupakan bentuk komitmen mutlak Polri dalam menyatakan perang terbuka terhadap peredaran gelap narkotika di tanah air.

Instruksi ini mewajibkan seluruh Kapolda untuk segera melakukan pemetaan (mapping) secara mendetail dan melakukan tindakan hukum yang agresif guna melumatkan basis operasi serta sarang transaksi narkoba tanpa kompromi.

Poin-Poin Instruktif dan Strategi Penindakan:

• Pendataan dan Pemetaan Wilayah Rawan: Seluruh jajaran Polda diwajibkan mengidentifikasi secara akurat koordinat, wilayah, dan kampung yang selama ini diindikasikan kuat menjadi basis peredaran atau tempat transaksi narkoba.

• Operasi Pembersihan Skala Besar: Kapolda diminta memimpin langsung operasi penyerbuan dan pembersihan (zero-tolerance) di titik-titik rawan tersebut guna memutus ekosistem peredaran di tingkat akar rumput.

• Pengejaran Jaringan dan Bandar Utama: Penindakan hukum tidak hanya menyasar para pengguna atau pengedar kecil, melainkan berfokus penuh pada pengejaran serta penangkapan para bandar besar yang menjadi penyokong utama pasokan barang haram di wilayah tersebut.

• Sinergi Lintas Sektoral: Polri akan mengandalkan penguatan intelijen serta bekerja sama dengan BNN, TNI, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat untuk memastikan wilayah yang telah dibersihkan tidak kembali menjadi sarang narkoba melalui program ketahanan sosial.

Kapolri menegaskan bahwa tidak ada ruang aman bagi pelaku kejahatan narkoba di Indonesia. Negara tidak boleh kalah, dan komitmen pembersihan ini wajib dijalankan oleh seluruh jajaran kepolisian daerah secara konsisten, terukur, dan berkelanjutan demi menyelamatkan masa depan bangsa dari ancaman darurat narkotika.(red/tim)