Media Sinergitas TNI-Polri News,PEMATANGSIANTAR, 27 Juni 2026 –

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD-PHJ) Kota Pematangsiantar terus melakukan langkah konkret untuk mempercepat pemulihan ekonomi pascakebakaran yang melanda kawasan Pasar Dwikora (Parluasan) pada 18 Juni 2026 lalu. Di bawah arahan Direktur Utama PD-PHJ, Bolmen Silalahi, S.P., perusahaan berkomitmen mendampingi pedagang hingga aktivitas jual-beli kembali normal.

Peristiwa kebakaran yang hingga saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian tersebut telah berdampak pada 276 kios di Jalan Mufakat/Musyawarah.

Dialog Intensif Mengenai Pembangunan Kios
Saat ini, PD-PHJ tengah mengintensifkan dialog dengan 276 pedagang terdampak untuk mematangkan teknis pembangunan kembali kios. Terkait siapa pihak yang akan melakukan pembangunan, saat ini masih dalam tahap pembahasan guna mencapai kesepakatan terbaik:

Aspirasi Pedagang: Menginginkan agar pembangunan kios dilakukan secara mandiri oleh pihak pedagang.
Usulan Pemerintah Kota: Pemerintah Kota mengusulkan agar pembangunan dilakukan oleh Pemko, dengan syarat seluruh pedagang terdampak bersedia menandatangani surat pernyataan kesepakatan.

Diskusi ini diprioritaskan untuk mencari solusi yang paling efisien agar pedagang dapat segera menempati lokasi dan kembali berjualan.

Sinergi Lintas Sektoral dan Bantuan Sosial
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kota Pematangsiantar telah menyalurkan bantuan sosial sebesar Rp10.000.000,00 per pedagang, yang mulai didistribusikan sejak Rabu, 24 Juni 2026. Penyaluran bantuan tersebut dikelola secara transparan oleh Dinas Koperasi dan Perindag bersama PD-PHJ.

Selain bantuan finansial, pembersihan puing dan penertiban area pasar dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor yang kuat, melibatkan:
Kecamatan Siantar Utara: Di bawah kepemimpinan Camat Marlon Brando Sitorus, S.STP., M.Si.
BPBD Kota Pematangsiantar: Dipimpin oleh Dedy Idris Harahap, S.T.P., M.Si.

Komitmen Masa Depan: Pasar yang Aman dan Standar SNI
Bolmen Silalahi mengimbau para pedagang untuk tetap tenang selama masa transisi berlangsung. Ia menegaskan bahwa pihaknya berupaya maksimal agar area pasar kembali kondusif.

“Fokus utama kami adalah memulihkan roda perekonomian secepat mungkin. Kami berkomitmen membangun kembali pasar dengan standar keamanan tinggi, mencakup sistem proteksi kebakaran yang mumpuni, ventilasi optimal, serta instalasi listrik berbasis standar SNI,” ujar Bolmen.

Sebagai langkah preventif jangka panjang, PD-PHJ juga telah merancang program sertifikasi instalasi listrik serta pelatihan mitigasi bencana bagi para pedagang. Hal ini dilakukan guna meminimalisir risiko dan memastikan lingkungan pasar yang lebih aman di masa depan.

Pemerintah Kota Pematangsiantar terus mengoordinasikan seluruh instansi terkait—termasuk Disperindag, Dinas PUPR, hingga Dishub untuk memastikan seluruh proses pemulihan berjalan efektif, transparan, dan berpihak kepada kepentingan pedagang.