Media Sinergitas TNI-Polri News,TANAH JAWA —
Aksi sigap ditunjukkan jajaran Polsek Tanah Jawa di bawah kepemimpinan Kompol Banuara Manurung, S.H. Begitu menerima laporan warga yang diduga hanyut, Kapolsek bersama personelnya langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian di Sungai Kapasuk, Huta III Buntu Bayu, Nagori Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Selasa (21/7/2026) sore.
Korban diketahui bernama Suwanda (19), warga Huta IV Jampalan, Nagori Buntu Bayu. Peristiwa ini langsung memobilisasi unsur gabungan yang terdiri dari aparat kepolisian, Forkopimcam, BPBD, pemerintah desa, serta masyarakat setempat untuk melakukan penyisiran secara terpadu.
Kronologi Kejadian: Nekat Memancing di Tengah Cuaca Ekstrem
Berdasarkan keterangan saksi mata, Purnomo, korban sempat berpamitan padanya untuk pergi memancing pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
“Meskipun sudah dilarang, korban tetap nekat berangkat membawa peralatan pancing dan mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125 berwarna merah. Sejak saat itu, korban tidak pernah kembali ke rumah,” ungkap Purnomo.
Di lokasi kejadian, petugas bersama warga menemukan sejumlah petunjuk penting, di antaranya:
Sebelah sandal korban yang tertinggal di atas batu.
Umpan pancing yang digantung di semak-semak, berjarak sekitar 7 meter dari titik korban memancing.
Lokasi tempat duduk korban yang berjarak sekitar 50 meter ke arah aliran sungai berair terjun dengan kondisi tebing yang sangat terjal.
Diketahui pula bahwa pada Senin (20/7/2026) sejak pukul 16.30 WIB, wilayah tersebut diguyur hujan deras yang mengakibatkan debit air sungai meningkat drastis atau banjir.
Kendala Medan dan Langkah Lanjutan
Hingga saat ini, korban belum berhasil ditemukan. Kompol Banuara Manurung menjelaskan bahwa medan yang curam dan terjal menjadi tantangan utama yang menyulitkan proses pencarian di lapangan.
Meski demikian, pihak kepolisian memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat akan terus dioptimalkan.
“Kami akan terus melakukan pencarian dan monitoring secara intensif. Koordinasi lintas sektoral terus kami perkuat bersama Forkompimcam, perangkat desa, BPBD, serta segera menghubungi pihak BASARNAS,” tegas Kapolsek yang didampingi Kanit Reskrim Iptu Fritsel Sitohang.
Imbauan untuk Masyarakat
Polsek Tanah Jawa mengimbau warga sekitar agar:
Tetap berhati-hati dan menghindari area yang berpotensi membahayakan di sekitar aliran sungai.
Tidak menyebarkan informasi atau berita yang belum terverifikasi kebenarannya.
Segera melapor kepada petugas apabila menemukan petunjuk atau informasi terkait keberadaan korban.
Pencarian hari ini turut dihadiri oleh perwakilan Camat Hatonduhan (Jaontar Saragih), Pangulu Buntu Bayu (Palan Manurung, S.H.), mewakili Danramil 10/Tanah Jawa (Serka Joni P. Hasibuan), para gamot, serta warga Nagori Buntu Bayu yang bahu-membahu membantu di lokasi.(kdm07)
#HumasPresisi




