Media Sinergita TNI-Polri News,PEMATANGSIANTAR –
Suasana tenang di Lingkungan II, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur mendadak pecah pada Rabu (8/7/2026). Warga setempat dibuat geger oleh sebuah tragedi pilu: seorang ibu berusia lanjut, Rinim Sirait (70-an), ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya sendiri.
Lebih menyesakkan dada, pelaku yang diduga menghabisi nyawa sang ibu adalah putri kandungnya sendiri, seorang wanita berusia sekitar 40 tahun yang diketahui memiliki riwayat Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Warga baru menyadari peristiwa nahas tersebut ketika ada tamu yang datang untuk mengantarkan undangan ke rumah korban. Saat pintu dibuka, pemandangan mengerikan tersaji: tubuh Rinim Sirait sudah berlumuran darah. Di tengah kepanikan warga, pelaku ditemukan masih berada di lokasi dengan kondisi tangan bersimbah darah kering dan perilaku histeris.
Menurut keterangan warga, pelaku baru kembali tinggal serumah dengan ibunya dalam beberapa tahun terakhir, setelah sebelumnya sempat tidak tinggal bersama. Anak korban lainnya diketahui bekerja sebagai sopir dan sering berada di luar kota, meninggalkan sang ibu bersama pelaku yang memiliki kondisi kesehatan mental.
Saat ini, lokasi kejadian telah disterilkan oleh personel Inafis Sat Reskrim Polres Pematangsiantar dan Polsek Siantar Timur. Jenazah korban telah dievakuasi untuk proses lebih lanjut.
Tragedi ini menjadi pengingat pahit bagi kita semua bahwa menjaga anggota keluarga dengan gangguan jiwa (ODGJ) bukanlah perkara mudah dan memerlukan perhatian khusus. Berikut adalah beberapa poin edukasi yang perlu dipahami masyarakat:
Gangguan Jiwa Bukan Aib, Tapi Penyakit
Pentingnya Pendampingan Intensif
Lingkungan yang Mendukung
Tanda Bahaya (Warning Signs)
Mari kita lebih peduli. Gangguan jiwa adalah beban yang berat bagi keluarga, namun dengan penanganan yang tepat dan dukungan masyarakat yang tidak memojokkan, kita bisa mencegah tragedi serupa terulang kembali.




