Scroll Untuk Lanjut Membaca

 

GUNUNG SARI – Suasana tenang di lingkungan mess perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kampung Gunung Sari, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, mendadak mencekam pada Kamis (07/05/2026). Seorang wanita berinisial A menjadi korban penganiayaan sadis menggunakan senjata tajam yang diduga dilakukan oleh mantan suaminya sendiri.Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16:15 WITA ini sontak menggegerkan karyawan dan warga sekitar.

 

Korban ditemukan terkapar bersimbah darah di pinggir jalan setelah serangan membabi buta tersebut.Pemicu Diduga Api CemburuInformasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa aksi nekat pelaku disinyalir kuat dipicu oleh rasa cemburu yang mendalam.

 

Pelaku diduga tersulut emosi saat melihat korban, yang merupakan mantan istrinya, sedang berbincang dengan pria lain di area mess.”Pelaku diduga terbakar cemburu. Saya sendiri tidak berani mendekat saat kejadian karena pelaku menggunakan senjata tajam,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Otoritas Setempat Angkat BicaraKepala Kampung Gunung Sari, Jabir, membenarkan adanya insiden berdarah di wilayahnya. Meski demikian, ia belum bisa membeberkan kronologi secara detail karena lokasi kejadian berada di dalam area privat perusahaan.”Kejadiannya di mess perusahaan. Kami masih menunggu informasi resmi mengenai penyebab pastinya,” ujar Jabir singkat.

 

Polisi Buru Pelaku dan Olah TKPPasca kejadian, warga yang panik segera menghubungi pihak berwajib. Aparat dari Polsek Segah langsung meluncur ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan mencari barang bukti.Kapolsek Segah, AKP Lisinius Pinem, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat menyatakan bahwa pihaknya masih berada di lapangan.

 

“Personel masih di lokasi kejadian untuk penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mendalami motif pasti di balik penyerangan tersebut dan melakukan pengejaran terhadap pelaku. Korban telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis intensif.(Hendra Sitorus)