Media Sinergitas TNI-Polri News,SIMALUNGUN –
Kapolres Simalungun, AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus, S.H., S.I.K., M.M., memimpin langsung kegiatan pengaturan lalu lintas (strong point) pagi di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) Siantar-Medan, kawasan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Senin (19/10/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.
Kegiatan pelayan publik ini dilaksanakan serentak di berbagai titik rawan kemacetan dan pusat keramaian di wilayah hukum Polres Simalungun. Dalam aksi lapangan tersebut, Kapolres didampingi Kasat Lantas Polres Simalungun AKP Friska Susana, S.H., beserta jajaran Kanit Sat Lantas.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menjelaskan bahwa kehadiran pimpinan dan personel di lapangan merupakan bentuk komitmen Polri yang berintegritas dan humanis dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya saat mobilitas pagi hari mencapai puncaknya.
“Ini adalah wujud nyata komitmen Polres Simalungun untuk hadir di tengah masyarakat. Pengaturan lalu lintas ini bertujuan menjaga kelancaran arus kendaraan, mencegah potensi kecelakaan di jam sibuk, serta memberikan rasa aman bagi warga yang hendak bekerja maupun pelajar yang berangkat ke sekolah,” ujar AKP Verry Purba.
Program Strong Point Pagi dirancang sebagai langkah preventif mengingat Jalinsum Siantar-Medan merupakan urat nadi transportasi dengan volume kendaraan yang sangat tinggi setiap harinya. Selain mengurai kepadatan, kegiatan ini menjadi wahana untuk meningkatkan kesadaran warga dalam tertib berlalu lintas.
Kampanye Bahaya Narkoba bagi Pengguna Jalan
Tidak hanya fokus pada kelancaran arus lalu lintas, momen interaksi langsung dengan warga ini juga dimanfaatkan Polres Simalungun untuk menyuarakan bahaya penyalahgunaan narkoba, terutama bagi keselamatan berkendara.
AKP Verry Purba menegaskan bahwa mengemudi di bawah pengaruh narkoba sangat berbahaya karena dapat menurunkan konsentrasi, memperlambat refleks, dan merusak daya ingat pengemudi yang berujung pada kecelakaan fatal.
“Narkoba bukan hanya merusak masa depan dan kesehatan penggunanya, tetapi juga mengancam jiwa orang lain di jalan raya. Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya generasi muda dan para pengemudi, untuk menjauhi narkoba dalam bentuk apa pun,” tegasnya.
Pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari keluarga, sekolah, hingga tokoh masyarakat untuk bersinergi menolak peredaran gelap narkoba demi menciptakan lingkungan Kabupaten Simalungun yang aman, tertib, dan kondusif.
“Jika mengetahui adanya indikasi peredaran atau penyalahgunaan narkoba di sekitar tempat tinggal Anda, jangan ragu untuk melapor ke kepolisian terdekat. Mari bersama-sama kita wujudkan Simalungun yang aman, tertib, lancar, dan bebas dari narkoba,” tutup Kasi Humas.(kdm07)




