Media Sinergitas TNI-Polri News,LAMPUNG SELATAN – (22/7/2026)

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Seorang ibu bernama Rusmini, warga Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, menyampaikan keluhannya melalui sebuah video yang beredar di media sosial terkait proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

Dalam video tersebut, Rusmini tampak menangis dan mengaku kecewa karena anaknya yang telah berusia tujuh tahun belum diterima bersekolah di UPTD SDN 1 Jatimulyo, yang menurutnya merupakan sekolah terdekat dari tempat tinggalnya.

Rusmini mengaku telah mendatangi sekolah untuk mencari solusi, namun hingga saat ini anaknya belum mendapatkan kepastian untuk diterima sebagai peserta didik baru.

Ia juga mengeluhkan sejumlah persyaratan dan mekanisme dalam proses SPMB yang dinilai menyulitkan masyarakat, khususnya keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

Melalui video tersebut, Rusmini meminta perhatian dan bantuan dari berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Pemerintah Provinsi Lampung, hingga tokoh masyarakat yang dikenal dengan sebutan Paman Acong.

Menurut informasi yang tercantum dalam pengumuman resmi sekolah, UPTD SDN 1 Jatimulyo membuka penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027 dengan kuota sebanyak 56 siswa melalui jalur domisili, afirmasi, dan mutasi.

Video keluhan Rusmini kini ramai diperbincangkan warganet dan memunculkan berbagai tanggapan terkait pelaksanaan SPMB serta akses pendidikan bagi anak usia sekolah dasar.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak UPTD SDN 1 Jatimulyo maupun Dinas Pendidikan Lampung Selatan terkait keluhan yang disampaikan Rusmini.(sunardiLampung)