Media Sinergitas TNI-Polri News,Simalungun —
Pemanfaatan mesin Combine Harvester mempercepat proses panen padi di lahan seluas 10 rante milik Manto Manik di Huta Tanjung Marelok, Nagori Tanjung Maraja, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun, Senin (28/9/2026).
Kegiatan panen tersebut turut didampingi Babinsa Koramil 10/Tanah Jawa Kodim 0207/Simalungun, Serka Suhadi, sebagai bagian dari pendampingan ketahanan pangan (Hanpang) kepada petani di wilayah binaannya.
Penggunaan Combine Harvester membuat proses pemanenan menjadi lebih cepat dan efisien. Mesin tersebut dapat membantu sejumlah tahapan panen sekaligus, mulai dari memotong tanaman padi, merontokkan gabah hingga memisahkan gabah dari sisa tanaman.
Pendampingan yang dilakukan Babinsa tidak hanya sebatas membantu kelancaran proses panen, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Simalungun.
Serka Suhadi hadir di tengah petani untuk memastikan kegiatan panen berjalan lancar sekaligus membangun komunikasi langsung dengan petani terkait kondisi pertanian di wilayah binaannya.
Pemanfaatan teknologi pertanian seperti Combine Harvester diharapkan dapat membantu petani menekan waktu dan tenaga dalam proses panen, sehingga hasil pertanian dapat segera ditangani dan dimanfaatkan.
Melalui pendampingan Hanpang secara berkelanjutan, Babinsa Koramil 10/Tanah Jawa terus mendorong sinergi dengan petani guna menjaga produktivitas lahan pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional dari tingkat wilayah.
“Pendampingan kepada petani merupakan bagian dari upaya TNI AD untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan,” demikian inti kegiatan tersebut.(Pendim0207/SML).




