Scroll Untuk Lanjut Membaca

Media Sinergitas TNI-Polri News,SIMALUNGUN,25/5/2026–

Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi sukses menuntaskan agenda Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) Tahun 2026. Kegiatan yang menjadi gerbang utama kaderisasi ini berlangsung selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Mei 2026, bertempat di SDN 095135, Sipolha Horison, Kabupaten Simalungun.

Mengusung tema besar “Menumbuhkan Kader Muda yang Berintegritas, Berakar pada Iman, dan Bergerak pada Kemanusiaan”, kegiatan ini dirancang untuk membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi.

Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan secara intensif. Kurikulum yang diterapkan mencakup sidang pembukaan, kontrak psikologis, penyampaian materi ideologi dan organisasi, dinamika kelompok, ibadah bersama, hingga sesi refleksi mendalam guna memperkuat komitmen para calon anggota.

Ketua Panitia sekaligus Presidium Pendidikan dan Kaderisasi, Vincentius Danu Bona Arta Nadeak, mengungkapkan apresiasinya terhadap antusiasme peserta yang melampaui ekspektasi.

“MPAB ini bukan sekadar proses administratif. Kami merancangnya sebagai kawah candradimuka untuk membentuk karakter kader PMKRI. Setiap sesi disusun untuk menanamkan nilai intelektual, spiritual, dan kemanusiaan. Melihat semangat mereka, saya optimistis para peserta ini siap menapaki jenjang kaderisasi selanjutnya dengan kualitas yang lebih baik,” ujar Vincentius.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Presidium PMKRI Cabang Pematangsiantar, Fransisco Mezgion Hutauruk, menekankan bahwa MPAB adalah fondasi krusial bagi keberlangsungan organisasi.

“MPAB menentukan kualitas kader di masa depan. Kami berharap para peserta tidak hanya menjadi anggota, tetapi tumbuh menjadi pribadi yang kritis, peduli, dan siap berkontribusi nyata bagi Gereja maupun masyarakat. Kehadiran para senior dan pengurus pusat dalam ruang diskusi semakin mengobarkan api semangat pengabdian dalam diri setiap peserta,” tegas Fransisco.

Dukungan terhadap kualitas pembinaan juga datang dari Demisioner Ketua Presidium Periode 2024–2026, Maruli Tua Sihombing, yang berperan sebagai Steering Committee (SC). Ia mengingatkan pentingnya konsistensi dalam proses kaderisasi.

“MPAB harus tetap berada pada jalur kaderisasi PMKRI yang berjenjang, terarah, dan berkarakter. Tiga hari ini hanyalah batu loncatan. Ke depannya, mereka akan terus ditempa melalui latihan, pendampingan, dan komitmen kolektif,” tutur Maruli.

Kemeriahan dan bobot kegiatan semakin terasa dengan kehadiran sejumlah tokoh internal dan senior PMKRI. Ayunda Lince Sipayung, Bendahara Umum Pengurus Pusat (PP) PMKRI Periode 2022–2024, hadir langsung sebagai pemateri. Kehadiran beliau memberikan warna tersendiri melalui interaksi hangat dan transfer ilmu yang memotivasi para peserta maupun panitia.

MPAB tahun ini sukses meninggalkan kesan mendalam. Sinergi antara antusiasme peserta, kesiapan panitia, serta bimbingan dari para alumni memperlihatkan soliditas internal organisasi yang terjaga. Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa semangat kaderisasi, kekeluargaan, dan pengabdian akan terus menjadi fondasi utama bagi PMKRI Cabang Pematangsiantar dalam menjawab tantangan zaman di masa depan.