Media Sinergitas TNI-Polri News,Kabupaten Simalungun —- Desah – Desuhnya masih permainan narkoba di Kabupaten Simalungun di Kampung Jawa,Nagori Baja Dolok,Tanah Jawa,Kabupaten Simalungun masih menjadi misterius. (10/03/2026),Sekitar 12.42 wib
Sebab Satnarkoba Polres Simalungun hanya menangkapi Pengedar kelas teri saja,diduga bandar narkoba di Kampung Jawa,Nagori Baja Dolok, Tanah Jawa,Kabupaten Simalungun bebas semakin pesat dan berkembang jaringan dan omset narkoba diduga jenis Shabu – Shabu yang di perankan oleh Bandar dengan sebutan Along .
Namun Dalam Hal ini Gerakan Pemuda Sumut dari Kolaborasi Anak Muda Sumut Millenial (KAM Sumut Millenial) Dari Wakil Sekretaris bernama Agara Pasaribu S.Kom Mewakili Ketua Penggerak Aditya CIJ,,CPW,dan Pembina Syamsul Bahri Purba S.H,Hino Pasaribu S.H,Maniur Sinaga S.H,MH,Krisman Purba,Indramada S.E,Tuahta Ginting selaku Wakil ketua dan Struktur laiinya, Agara Pratama Munte S.kom mengatakan, ” untuk kinerja Polres Simalungun Harus di pertanyakan dalam pemberantasan Narkoba,kita selalu monitor dan menilai kinerja sat narkobanya,Kita bukan maksud menjudge buruk kinerja Polres Simalungun, Tetapi kita kritisi agar ada perubahan kinerjanya ” ucapnya saat berjumpa dengan Awak media di salah satu cafe di Tanjung Morawa (10/03/2026).
Agara juga menjelaskan, informasi tim juga dapatkan Sat narkoba Polres Simalungun hanya berani menangkapi kelas teri saja,tetapi untuk tangkap diduga Bandar Along yang besar di Simalungun saat ini,Hanya terlintas tutup mata .
” Jangan ada dugaan Bahwa nantinya Diduga Bandar Along ada indikasi di pelihara oknum – oknum tertentu,makanya along tidak bisa di tangkap. Kita meluruskan saja dulu isu itu,tetapi kami lihat Ketika banyaknya Awak media Konfirmasi dalam hal Bandar Along Banyak bungkamnya dari pada tindakan .
Jangan hanya bekerja itu dilihat publik pencitraan dari rilis – rilis yang di kirim ke Media sosial, Masyarakat perlu kerja nyata,Fakta dan Tepat,Jika sistem Pencitraan Jaman dulunya pun banyak pejabat seperti itu,namun sayang Masyarakat sudah bijak dan cerdas menilai kinerja Aparat penegak hukum.
Bagaimana yang benar bekerja Tidak pencitraan dan bagaimana bekerja benar pakai hati dan tulus untuk Bersama masyarakat. Ingat along ini pak,Sudah sangat lama jalankan bisnisnya nanti ketika,kita kritik dibilang lah kita hoax ini. Serta tidak ada di temukan dilokasi Aktivitas Peredaran narkoba,saya sudah yakin nantinya pasti akan ada rilis seperti itu nantinya di posting ” Jelas Agara dengan tegas
Bukan Itu saja Wakil Sekretaris Kam Sumut Millenial tersebut,beranggap kinerja Polres Simalungun lebih banyak Pencitraan ke sosial media,dibandingkan fakta secara langsung,sama dengan perjudian masih ada tetapi nantinya di sebut Tidak ada,jelas kaki tangannya along banyak,perdagangan hampir rata pusat tempat along bermain narkoba .
” ketika Tidak ada ketegasan sat narkoba polres Simalungun dan Kapolresnya AKBP Marganda Aritonang,Maka Evaluasi itu perlu dijajaran,Ingat Itwasda Polda Sumatera Utara dalam penilaian Kinerja di Polres Simalungun,Jangan ada Tutupi jika ada ke bobrokan,Harus Terbuka Itwasda Polda Sumatera Utara ke publik .
Publik juga harus tau,apa kekurangan di Polres Simalungun,bukan itu saja kami minta,kami akan gelar aksi tunggal di Polda Sumut jika Bandar Along ini tidak ada di sentuh,dan oknum – oknum yang ada dekat dengan along masih kami intai sampai ketemu bukti oknum tersebut sering bertemu along ” tambahnya .
Sebelumnya pada tanggal 08/03/2026, Awak media konfirmasi kepada AKBP Marganda Aritonang selaku Kapolres Simalungun,namun pesan dari pukul 17.00 (04/03/2026) konfirmasi baru di balas pada (08/03/2026) dengan ia mengatakan, ” Trims info, kami tindak lanjut ” ucapnya namun sayang hasil Tidak tindakan dalam grebek markas Bandar Along .(Tim)




