Media Sinergitas TNI-Polri News,SIMALUNGUN –

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Simalungun menangani insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua unit kendaraan roda empat di Jalan Medan Km 20-21, jurusan Pematangsiantar–Medan, Nagori Dolok Kahean, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Sabtu (10/10/2026) sekira pukul 06.20 WIB.

 

Peristiwa yang melibatkan mobil penumpang Mitsubishi L-300 dan kendaraan pick up tersebut mengakibatkan lima orang penumpang mengalami luka-luka serta kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp6 juta.

 

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Simalungun melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Simalungun, IPDA Yancen Hutabarat, S.H., saat dikonfirmasi pada Senin (12/10/2026). Ia menegaskan bahwa penanganan cepat dan tanggap di lapangan merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang berintegritas serta humanis kepada masyarakat.

 

“Personel Satlantas segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, mengatur lalu lintas, serta memastikan para korban segera mendapatkan penanganan medis secara maksimal,” ujar IPDA Yancen.

 

Kronologi Kejadian

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta keterangan saksi di lokasi, kejadian bermula saat satu unit Mitsubishi Pick Up warna hitam (BB 8429 DC) yang dikemudikan AS (31) melaju dari arah Pematangsiantar menuju Medan. Setibanya di lokasi kejadian, mobil pick up tersebut memelankan laju dan berhenti karena terdapat satu unit truk yang sedang mengalami mogok di depannya.

 

Namun, dari arah yang sama, melaju mobil penumpang Mitsubishi L-300 (BKB 1499 XS) yang dikemudikan oleh GBN (62) dengan kecepatan tinggi. Diduga karena kurang hati-hati dan tidak menjaga jarak aman, pengemudi L-300 tidak sempat memelankan kendaraan hingga menabrak bagian belakang mobil pick up yang sedang berhenti.

 

Kondisi Korban dan Penanganan

Pengemudi mobil pick up (AS, 31) beserta penumpangnya (SK, 17) dilaporkan selamat tanpa mengalami luka. Sementara itu, pengemudi mobil L-300 (GBN, 62) mengalami rasa sakit pada bagian perut dan langsung mendapatkan perawatan jalan di Puskesmas Tapian Dolok.

 

Adapun dari pihak penumpang mobil L-300, lima orang mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi:

JS (39), korban yang sedang hamil, mengalami luka pada bagian perut. Korban sempat ditangani di Puskesmas Tapian Dolok sebelum dirujuk ke RS Tentara Pematangsiantar. Namun, berdasarkan pemeriksaan medis, kandungan korban tidak dapat diselamatkan.

 

HS (40), mengalami luka pada bagian kaki dan dirujuk ke RS Tentara Pematangsiantar.

DS (4), mengalami luka pada bagian wajah, kepala, serta kaki, dan dirujuk ke RS Tentara Pematangsiantar.

SL (5) dan SL (6), mengalami luka ringan di bagian kepala dan menjalani perawatan jalan.

 

Kondisi Jalan dan Faktor Cuaca

Berdasarkan hasil analisis awal petugas di lapangan, kedua pengemudi dalam kondisi sehat jasmani dan rohani saat berkendara, serta kendaraan dalam kondisi layak jalan. Kondisi cuaca di lokasi saat kejadian cerah, pandangan bebas, dan ruas jalan nasional tergolong lurus beraspal dengan lebar 7 meter yang dilengkapi marka jalan.

 

Imbauan Keselamatan Satlantas

Menyikapi kejadian tersebut, IPDA Yancen Hutabarat mengingatkan seluruh pengguna jalan agar senantiasa menjaga kewaspadaan, terutama saat melintas di jalur lurus yang sering kali memicu kelengahan pengemudi.

 

“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar selalu mengontrol kecepatan dan menjaga jarak aman antar-kendaraan. Jika melihat ada kendala di depan, seperti kendaraan mogok atau berhenti, segera kurangi kecepatan. Pastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum bepergian,” imbau IPDA Yancen.

 

Ia juga menekankan pentingnya kesadaran bahwa keselamatan para penumpang, khususnya anak-anak dan ibu hamil, sangat bergantung pada kedisiplinan pengemudi di jalan raya.(kdm07/red)