Media Sinergitas TNI-Polri News,JAKARTA (9/6/2026)–
Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali mengukuhkan posisinya sebagai lembaga negara yang paling dipercaya oleh masyarakat.
Berdasarkan hasil survei nasional terbaru yang dirilis oleh Poltracking Indonesia, TNI menempati urutan teratas dengan tingkat kepercayaan publik mencapai 77,9 persen. Angka ini menegaskan kuatnya citra positif dan solidnya peran TNI dalam menjaga stabilitas serta dinamika nasional.
Survei dilakukan secara komprehensif melalui metode wawancara tatap muka dan daring terhadap 1.200 responden di seluruh Indonesia. Hasil riset ini tidak hanya memotret institusi militer, tetapi juga mengukur persepsi publik terhadap performa lembaga penegak hukum dan lembaga tinggi negara lainnya.
Di sektor penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, masyarakat menunjukkan optimisme yang cukup besar. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengantongi tingkat kepercayaan sebesar 63,4 persen. Sementara itu, Kejaksaan Agung membuntuti dengan raihan 62,4 persen. Data ini mencerminkan tingginya harapan dan dukungan masyarakat agar agenda reformasi hukum serta pembersihan birokrasi terus berjalan konsisten.
Pada sektor legislatif, ekskutif, dan yudikatif, kepercayaan publik terpantau berada pada level yang relatif stabil. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mencatat angka kepercayaan sebesar 58,9 persen, disusul oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang memperoleh 57,4 persen.
Secara keseluruhan, data Poltracking Indonesia ini memberikan edukasi penting bagi publik bahwa kredibilitas sistem pemerintahan dan lembaga negara di Indonesia masih terjaga dengan baik. Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh instansi untuk terus meningkatkan kinerja dan transparansi demi menjaga mandat masyarakat.(Red)




